Bunghatta.ac.id. Seminar Nasional Pendidikan (SEMDIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Bung Hatta


Pengantar
Profesi guru sangat mulia untuk memenuhi amanat UUD 45, dalam mencerdaskan bangsa Indonesia. Tugas profesi ini, mengemban dan mewujudkan cita-cita bangsa dalam tugas-tugas kemanusiaan dan kemasyarakatan. Pada kehidupan masyarakat, berubah begitu cepat diakibatkan kemajuan teknologi informasi tanpa batas. Masyarakat sebagai konsumen menuntut kualitas guru yang tinggi dan harus terus menerus diperbaiki terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).



MEA atau Asean Economic Community (AEC)) merupakan sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam`menghadapi perdagangan bebas atau free trade antara negara-negara anggota ASEAN termasuk Indonesia, yang telah menyepakati perjanjian ini sejak akhir tahun 2015. MEA akan membentuk ASEAN menjadi pasar dan basis dari produksi tunggal yang dapat membuat ASEAN terlihat dinamis dan dapat bersaing dengan adanya mekanisme dan langkah-langkah dalam memperkuat pelaksanaan baru yang berinisiatif ekonomi; mempercepat perpaduan regional yang ada di sektor-sektor prioritas; memberikan fasilitas terhadap gerakan bisnis, tenaga kerja memiliki bakat dan terampil; dapat memperkuat kelembagaan mekanisme di ASEAN.

Tantangan guru semakin nyata, menuntut profesinya berkemampuan dan berketerampilan dalam teknologi informasi dan kecerdasan dengan segala informasi terkini. Jika tertinggal, guru akan tergilas dengan kebutuhan dan kemajuan masyarakat sebagai konsumen. Seperti diketahui, himpir sebagian besar guru kesulitan mengoperasioanlkan alat teknologi informasi dan tidak membina kemampuan mengubah metode pembelajaran dari konvensional menjadi strategi beragam model yang memanfaatkan media.

Menghadapi tantangan MEA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta melaksanakan Seminar Nasional Pendidikan (SEMDIK), sehingga dapat berkontribusi terkait dengan ketersediaan dan kesiapan sumberdaya manusia berkualitas, terutama guru.

Subtema:
1. Pendidikan Menuju MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)
2. Peningkatan Profesionalitas Guru melalui PPG
3. Kesiapan Lulusan untuk SM3T
4. Peningkatan Kemampuan Berbahasa Guru dalam menjawab Tantangan MEA
5. Kemampuan Guru Matematika dalam Menghadapi MEA
6. Nasionalisme Guru dalam Menyikapi MEA
7. Kepedulian Guru Terhadap Lingkungan Hidup dan Sain dalam Menyikapi MEA
8. Peningkatan Mutu Guru Pendidikan Dasar dalam Menghadapi MEA
9. IT sebagai Modal dalam Menyongsong MEA
10. Kesiapn guru bahasa Indonesia dalam menghadapi MEA
11. Peran PPKN dalam menghadapi MEA
12. Kesiapan guru bahasa Indonesia dalam menghadapi MEA

Tema:
Profesi Guru Dan Tantangan Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Waktu dan Tempat:
Hari/Tanggal: Sabtu/24 September 2016
Tempat: Hotel Mercure, Kota Padang

Keynote Speaker:
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP.

Narasumber:
1. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kemendikbud. RI, Drs. Tjipto Sumadi, M. Si. M.Pd.
2. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumtera Barat, Drs. Syamsulrizal, M.M.
3. Koordinator Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri)
4. Rektor Universitas Bung Hatta Padang, Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA