Webinar HMMPS PGSD "Tips and Trick Membuat Media Pembelajaran Berbasis Digital Kreatif dan Interaktif & 101 Skills Gen-Z Needs"

Sabtu, 14 November 2020.
Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMMPS PGSD) mengadakan Webinar secara virtual menggunakan aplikasi Zoom dengan tema Tips and Trick Membuat Media Pembelajaran Berbasis Digital Kreatif dan Interaktif & 101 Skills Gen-Z Needs. Pada hari Sabtu, 14 November 2020, yang didukung oleh by.U.

Acara ini dihadiri langsung oleh 431 partisipan dan juga para tamu undangan seperti lembaga dan dosen selingkungan FKIP Bung Hatta. Selain dihadiri oleh lembaga dan dosen, webinar ini juga dihadiri oleh para Alumni PGSD Universitas Bung Hatta. Peserta pada acara webinar terdiri dari siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Sebelumnya, acara ini dibuka langsung oleh ketua panitia pelaksanaan Webinar yaitu Khairun Nisa Siregar, lalu kata sambutan dari ketua HMMPS PGSD Feby Kurniawan, dan dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Prodi PGSD Ibu Dra. ZulfaAmrina, M.Pd, dan yang terakhir kata sambutan sekaligus pembukaan acara webinar secara resmi oleh Dekan FKIP yaitu Bapak Drs. Khairul, M.Sc.

Pada kegiatan Webinar HMMPS PGSD dengan tema Tips and Trick Membuat Media Pembelajaran Berbasis Digital Kreatif dan Interaktif & 101 Skills Gen-Z Needs ini menghadirkan 2 orang pemateri. Pemateri pertama merupakan Alumni PGSD Universitas Bung Hattta yaitu Amri Saleh, M.Pd., Gr. dan pemateri kedua merupakan dari by.U yaitu Ardian Bayu Gustiko.

Amri Saleh, M.Pd., Gr. Menyebutkan bahwa “Teknologi tidak akan bisa menggantikan guru, tapi guru yang tidak menggunakan teknologi akan tergantikan. Maka dari itu guru harus senantiasa belajar sepanjang hayatnya karena jika seorang guru berhenti belajar, dia sejatinya sudah berhenti menjadi guru.”

Didalam pembuatan media pembelajaran interaktif, Amri Saleh, M.Pd., Gr. memberikan salah satu solusi bagi guru, terutama saat pembelajaran daring, yaitu dengan menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Padlet. Aplikasi Padlet ini dapat diilustrasikan sebagai papan tulis daring untuk siswa, dimana dalam aplikasi ini guru bisa membuat dan menjelaskan materi dengan menambahkan film, suara, gambar, layar, tempat, serta unggahan dan tautan megenai materi yang akan diajarkan. Tak lupa pula Amri Saleh, M.Pd., Gr. Memberikan tips dalam memilih media pembelajaran. Pertama, pilih media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan situasi sekolah. Kedua, sesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki pada saat memilih media pembelajaran yang akan digunakan. Ketiga, apa urgensinya memilih media pembelajaran tersebut. Terakhir, jangan sungkan untuk bertanya dan mengulang penggunaan media tersebut sebelum diberikan.

Pada pemateri kedua yaitu Ardian Bayu Gustiko menekankan bahwa “Pada era digital ini kita juga harus memiliki Hard Skill dan Soft Skiil supaya menjadi pribadi yang baik. Hard Skill bisa kita dapatkan diwaktu yang singkat, dan mudah. Kita bisa belajar dari Google, YouTube, dan aplikasi pendukung lainnya. Sedangkan Soft Skill bisa kita dapatkan dari diri kita sendiri. Dengan cara, kita bisa mengikuti berbagai seminar, organisasi, atau diskusi kelompok dan lain sebagainya.”

Maka dari itu bisa disimpulkan bahwa kita sebagai guru harus mempunyai ketrampilan yang baik. Baik itu dari keterampilan dalam Hard Skill maupunSoft Skill. Karena guru merupakan jembatan ilmu bagi penerus bangsa, seperti yang disampaikan olehAmri Saleh, M.Pd., Gr. yaitu guru harus senantiasa belajar dan melatih kemampuannya agar guru bisa menciptakan para generasi yang luar biasa untuk bangsa Indonesia.”

Copyright © 2020 Pustikom Universitas Bung hatta